Selasa, 22 Juli 2014

Rindu

Aku menjejakkan kakiku pada sebaris rerumputan, mencari  setetes embun untuk membasahi mataku yang mulai kering kehabisan air mata.
Semilir angin mulai membelai lembut rambutku, menerbangkannya ke kanan-kiri.
Aku mulai memandangi sosok mentari yang tersenyum dengan indah, seolah tak ada beban kerinduan seperti yang ku alami.

Rindu menyimpan begitu banyak misteri, rindu akan banyak hal, akan keindahan yang dulu kamu lakukan.
Aku mengira semuanya hampir usai. Kehangatan yang kian lama menipis dan memudar.
Kerinduan membawa jauh ingatanku akan masa yang telah kita lalui, masa yang begitu sulit kulupakan dan begitu inginnya ku ulang.
Tetapi sia-sia karena kuhanya mampu mengenang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar