Senin, 13 November 2017

Hujan yang Kau Sentuh Sore Itu

Aku adalah hujan yang kau sentuh sore itu
Yang sengaja datang kala bara rindu membakarmu
Lalu ku menjelma menjadi butiran-butiran bening
Yang membawa merasuk kedalam hening

Aku adalah hujan yang kau sentuh sore itu
Sengaja berisyarat karena tubuhku tak sanggup mendekap
Lantaran jarak membatasiku dalam melihat
Tapi isyarat alam selalu mampu menjelaskan padamu bahwa aku dekat

Aku adalah hujan yang kau sentuh sore itu
Yang memberi pertanda untukmu
Bahwa disini aku juga rindu
Namun belum bisa menghadiahkan temu
Hanya mampu menampakkan pelangi untukmu

Percayalah padaku
Jika rindu menyesakkanmu
Maka seperti hujan dengan pelangi itu
Rindu kita akan berakhir sebagai temu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar