Kamis, 12 Juni 2014

Mantan

Dulu, dalam diamku aku masih begitu mencintaimu. Bahkan ditengah bahagia yang kau terima tanpaku, aku masih bisa turut didalamnya.
Apakah sebegitu besarnya rasaku sampai begitu sulit untukku membuka mata, melihat kenyataannya bahwa aku bukan lagi yang ada disisimu, bahwa aku sudah tak lagi terlihat di tatapanmu.
Bahkan dulu kamu begitu mengabaikanku, menanggapku seolah aku tidak pernah ada di bagian hidupmu.
Aku memang mencintaimu, tapi mengemis bukanlah caraku.
Segala kesombongan atas hidup barumu tak pernah ingin kuhiraukan.
Tetapi, kini kamu kembali, memintaku untuk menjadi bagian pentingmu lagi.
Lantas, apa yang harus kulakukan jika nyatanya cintamu tetap utuh dalam ingatanku.
Apakah aku perlu seangkuh kamu dan membuang bayangmu jauh-jauh? kurasa tidak.
Ternyata apa yang sering kudengar berlaku dihubungan kita, seperti ini lah kalimatnya 'Bahkan dari banyaknya pengabaian dan rasa sakit yang kamu berikan, aku masih bisa mencintaimu'

2 komentar: